6 Maret 2022 - 16:23
Ayatullah Modarresi Mengutuk Keras Insiden Pemboman Masjid Syiah di Peshawar

Kantor Ayatullah al-Uzhma Sayyid Muhammad Taqi Modarressi salah satu marja taklid Syiah Irak, mengeluarkan pernyataan mengutuk insiden ledakan oleh kelompok teroris di Masjid di Peshawar, Pakistan.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemerintah Pakistan mengumumkan, ledakan bom bunuh diri yang terjadi saat shalat Jumat dilaksanakan oleh warga Syiah di Masjid Peshawar, menyebabkan sedikitnya 30 orang gugur, dan 80 lainnya terluka. Kemungkinan jumlah korban jiwa dapat bertambah.

Pada Jumat (4/3), Kepala Kepolisian Peshawar Pakistan mengonfirmasi ledakan bom tersebut dan mengatakan, seorang polisi tewas dalam ledakan ini, dan petugas kesehatan di Peshawar mengumumkan 30 jenazah ditemukan dalam insiden ini. 

Menurut keterangan Kepala Kepolisian Peshawar, dua orang yang sempat menyerang polisi setempat, meledakan diri di masjid warga Syiah saat shalat Jumat berlangsung.

Saksi mata mengatakan, ledakan hebat itu terjadi saat shalat Jumat tengah dilaksanakan, tepat di sebelah mihrab. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan mengecam ledakan bom ini, dan langsung memerintahkan penanganan terhadap para korban.

Atas aksi biadab tersebut, Kantor Ayatullah al-Uzhma Sayyid Muhammad Taqi Modarressi salah satu marja taklid Syiah Irak, mengeluarkan pernyataan mengutuk insiden ledakan oleh kelompok teroris di Masjid di Peshawar, Pakistan.

Kantor Ayatollah Modarressi menyebut operasi teroris brutal tersebut sebagai pelanggaran nilai-nilai agama dan peradaban, dan meminta pemerintah Pakistan untuk memberikan dukungan yang memadai kepada para jamaah di negara Muslim itu.

Dalam pernyataan ini, Ayatullah Modarresei mengutuk keras operasi teroris di Peshawar, mencatat bahwa operasi teroris brutal ini adalah serangan terhadap nilai-nilai agama dan peradaban: Dalam operasi ini, jamaah dibunuh secara tidak adil di salah satu masjid Allah disaat sedang beribadah.

Kantor Ayatullah Modarressi menekankan, "Zionisme global dan tentara bayarannya yang pengecut akan membayar harga yang mahal untuk kejahatan ini. Negara Muslim Pakistan harus menyediakan semua fasilitas keamanan untuk jamaah dan menjamin tidak ada lagi insiden serupa yang terjadi dimasa mendatang."